Wednesday, April 18, 2012

Arsitektur Mesin Game


Ada 3 tipe game engine yang ada saat ini, diantaranya :
1. Roll-your-own game engine
Banyak perusahaan game kecil seperti publisher indie biasanya menggunakan engine-nya sendiri. Mereka menggunakan API seperti XNA, DirectX atau OpenGL untuk membuat game engine mereka sendiri. Di sisi lain, mereka kadang menggunakan library komersil atau yang open source. Terkadang mereka juga membuat semuanya mulai dari nol. Biasanya game engine tipe ini lebih disukai karena selain kemungkinan besar diberikan secara gratis, juga memperbolehkan mereka (para developer) lebih fleksibel dalam mengintegrasikan komponen yang diinginkan untuk dibentuk sebagai game engine mereka sendiri. Kelemahannya banyak engine yang dibuat dengan cara semacam ini malah menyerang balik developernya. Tower Games Studio membutuhkan satu tahun penuh untuk menyempurnakan game engine-nya, hanya untuk ditulis ulang semuanya dalam beberapa hari sebelum penggunaannya karena adanya bug kecil yang sangat mengganggu.
2. Mostly-ready game engines
Engine ini biasanya sudah menyediakan semuanya begitu diberikan pada developer/programer. Semuanya termasuk contoh GUI, physiscs, libraries model, texture dan lain-lain. Banyak dari mereka yang sudah benar-benar matang, sehingga dapat langsung digunakan untuk scripting sejak hari pertama. Game engine semacam ini memiliki beberapa batasan, terutama jika dibandingkan dengan game engine sebelumnya yang benar-benar terbuka lebar. Hal ini ditujukan agar tidak terjadi banyak error yang mungkin terjadi setelah sebuah game yang menggunakan engine ini dirilis dan masih memungkinkan game engine-nya tersebut untuk mengoptimalkan kinerja game-nya. Contoh tipe game engine seperti ini adalah Unreal Engine, Source Engine, id Tech Engine dan sebagainya yang sudah sangat optimal dibandingkan jika harus membuat dari awal. Dengan hal ini dapat menyingkat menghemat waktu dan biaya dari para developer game.
3. Point-and-click engines
Engine ini merupakan engine yang sangat dibatasi, tapi dibuat dengan sangat user friendly. Anda bahkan bisa mulai membuat game sendiri menggunakan engine seperti GameMaker, Torque Game Builder dan Unity3D. Dengan sedikit memanfaatkan coding, kamu sudah bisa merilis game point-and-click yang kamu banget. Kekurangannya terletak pada terbatasnya jenis interaksi yang bisa dilakukan dan biasanya hal ini mencakup semuanya, mulai dari grafis hingga tata suara. Tapi bukan berarti game engine jenis ini tidak berguna, bagi developer cerdas dan memiliki kreativitas tinggi, game engine seperti ini bisa dirubah menjadi sebuah game menyenangkan, seperti Flow. Game engine ini memang ditujukan bagi developer yang ingin menyingkat waktu pemrogramman dan merilis game-game mereka secepatnya.
Read more » Share

Tools dan Software beserta Perbandingannya, untuk Pengembangan Game

Game terbaru pada PC kebanyakan memakai DirectX sebagai standar implementasinya. Suka tidak suka mau tidak mau para developer menggunakan directX karena directX merupakan framework yang tidak hanya berurusan dengan graphics saja tapi juga berurusan dengan semua bidang yang menunjang pembuatan sebuah game seperti input (directinput), networking (directplay), dan sound (directsound). Sedangkan pesaingnya, OpenGL, hanya memfocuskan diri pada standar grafik saja.

Ada beberapa kelebihan OpenGL daripada directX, yaitu pertama adalah standar OpenGL bersifat multiplatform (dapat berjalan di banyak Operating System) sehingga selain di Windows, teknologi OpenGL juga ditemukan pada Linux, FreeBSD, OSx (Mac OS), Unix, Symbian OS, dan masih banyak lagi OS yang mensupport OpenGL. Hal tersebut dikarenakan standar OpenGL bersifat open dan dapat diimplementasikan oleh siapa saja. Berbeda dengan directX, yang notabennya dipunyai oleh microsoft, implementasi directX tidak boleh sembarangan dan hanya boleh dilakukan oleh microsoft.

Kelebihan kedua adalah supporting terhadap micro device seperti handphone, smartphone, PDA, dan gameing console. OpenGL ES merupakan standar OpenGL yang diadopsi untuk micro device, sehingga hadir dalam tahun ini game 3d dimensi (pure 3d) yang dapat berjalan di handphone atau PDA. OpenGL masih menjadi standar programming untuk beberapa console seperti Sony Playstation, Nintendo Wii & DS, dan PSP. Bahkan PDA dengan OS Windows CE masih menggunakan OpenGL sebagai standar grafik hardwarenya. Dalam pasar micro device directX kalah bersaing dengan OpenGL.

Selain kelebihan OpenGL juga mempunyai kelemahan. Kelemahan pertama yaitu OpenGL hanya berupa basic prosedural library sehingga tidak mempunyai mekanisme untuk menangani berbagai macam permasalahan. Contoh kecil saja, pada directX dikenal 3D model file dengan format X. Format tersebut didukung penuh oleh directX dan masih terus dikembangkan sampai saat ini. Sedangkan OpenGL tidak mempunyai format sendiri, meskipun baru-baru ini Khronos Group (Pengembang OpenGL) mengeluarkan suatu format 3D model yaitu COLLADA tetapi tetap OpenGL API dan COLLADA adalah standar yang berbeda dalam hal fungsi.

Kelemahan lainnya adalah banyaknya standar yang hanya ada di suatu hardware vendor saja. OpenGL bersifat open sehingga semua orang dapat mengajukan standar yang diinginkan (dalam hal ini berupa OpenGL extension) sehingga menciptakan berbagai extension yang berbeda antara vendor satu dengan vendor lainnya. Sedangkan standar yang digunakan untuk kesemua hardware ditampung dan dikelola oleh ARB Forum. Ini menjadi suatu hardware misalkan ATI dengan NVIDIA mempunyai spesifik OpenGL Extension sendiri. Hal ini membuat susahnya mengimplementasikan game yang bisa berjalan dikedua hardware tersebut dengan teknologi terbarunya

Read more » Share

jenis-jenis game dan opportunity untuk menunjang creative industry.

1. FPS (First Person Shooter)

Game jenis ini lebih populer di kalangan dunia multiplayer daripada dunia pemain tunggal. FPS menempatkan Anda ke dalam peran satu karakter membawa banyak senjata dan dengan tujuan bersama untuk mencapai suatu titik akhir, melarikan diri dari malapetaka dan semua hal menyenangkan.

Contoh: Half-Life, Counter-Strike, Point Blank

2. RTS (Real Time Strategy)

Real time Strategy, game berjalan dalam waktu sebenarnya dan serentak antara semua pihak dan pemain harus memutuskan setiap langkah yang diambil saat itu juga berbarengan mungkin saat itu pihak lawan juga sedang mengeksekusi strateginya.

Contoh: Starcraft, Warcraft , dan Command and Conquer.

3. RPG (Role Playing Game)

RPG adalah salah satu game yg mengandung unsur experience atau leveling dalam gameplay. Biasanya dalam game ini kita memiliki kebebasan untuk menjelajah dunia game tersebut dan juga kita dapat menentukan ending dari game tersebut.

Contoh : Ragnarok,Final Fantasy

4. Construction and Management Simulation Games

Game yang mensimulasikan proyek membangun dan mengelola. Pada dasarnya adalah masalah ekonomi dan konseptual. Game ini jarang yang melibatkan konflik dan eksplorasi, dan hampir tidak pernah meliputi tantangan fisik.
Contoh : Sim City, Roller Coster Tycoon, Caesar


5. Vehicle Simulation


Game jenis ini memberikan pengalaman atau interaktifitas sedekat mungkin dengan kendaraan yang aslinya, muskipun terkadang kendaraan tersebut masih eksperimen atau bahkan fiktif, tapi ada penekanan khusus pada detil dan pengalaman realistik menggunakan kendaraan tersebut. Terbagi atas beberapa jenis:


  • Perang

Video game simulasi kendaraan yang sempat tenar di tahun 90-an ini mengajak pemain untuk menaiki kendaraan dan berperang melawan kendaraan lainnya. Dan kebanyakan diantaranya memiliki judul sama dengan nama kendaraannya.

Contoh : Apache 64, Comanche, Abrams, YF-23, F-16 fighting eagle.

  • Balapan

Dari namanya sudah jelas, siapa sampai duluan di garis finish dialah pemenangnya! Terkadang malah pemain dapat memilih kendaraan, mendandani, upgrade mesin bahkan mengecatnya.

Contoh: Top Gear, Test Drive, Sega Rally Championship, Daytona, Grand Turismo, Need For Speed, Mario Cart, ManXTT.

  • Luar Angkasa

Walau masih dapat dikategorikan simulasi kendaraan perang, tetapi segala unsur fiksi ilmiah dan banyaknya judul yang beredar membuat subgenre ini pantas dikategorikan diluar simulasi kendaraan perang. Jenis ini memungkinkan pemain untuk menjelajah luar angkasa, berperang dengan mahluk alien, mendarat di planet antah berantah atau sekedar ingin merasakan bagaimana menjadi kapten di film fiksi ilmiah kesayangan kamu.

Contoh: Wing Commander, Freelancer , Star Wars X-Wing, Star Wars Tie Fighter, dll.

  • Mecha

Pendapat bahwa hampir tidak ada orang yang terekspos oleh film robot jepang saat kecilnya tidak memimpikan ingin mengendalikan robot, memang sulit dibantah. Dipopulerkan oleh serial Mechwarrior oleh Activision, subgenre Simulasi Mecha ini memungkinkan pemainnya untuk mengendalikan robot dan menggunakannya untuk menghancurkan gedung, helikopter dan tentu saja robot lainnya.

Contoh: Mechwarrior, Gundam Last war Chronicles, dan Armored Core.

6. Adventure Games

Game murni petualangan lebih menekankan pada jalan cerita dan kemampuan berpikir pemain dalam menganalisa tempat secara visual, memecahkan teka-teki maupun menyimpulkan rangkaian peristiwa dan percakapan karakter hingga penggunaan benda-benda tepat pada tempat yang tepat. Termasuk didalamnya:
a. Petualangan dengan teks atau sistem tunjuk dan klik,

Contoh: Kings Quest, Space Quest, Heroes Quest, Monkey Island, Sam and Max,

b.Novel atau film interaktif,

Contoh :Dragons Lair dan Night Trap.


7. Edukasi

Game jenis ini dibuat dengan tujuan spesifik sebagai alat pendidikan, entah untuk belajr mengenal warna untuk balita, mengenal huruf dan angka, matematika, sampai belajar bahasa asing. Developer yang membuatnya, harus memperhitungkan berbagai hal agar game ini benar-benar dapat mendidik, menambah pengetahuan dan meningkatkan ketrampilan yang memainkannya. Target segmentasi pemain harus pula disesuaikan dengan tingkat kesulitan dan design visual ataupun animasinya.

Contoh : Bobi Bola, Dora the explorer, Petualangan Billy dan Tracy.

Read more » Share

Thursday, May 26, 2011

penilaian saya terhadap web pemkot kota batam


disini saya akan sedikt menganalisa website pemerintahan ini, situs dari web ini adalah http://www.batamkota.go.id,

dilihat dari ui(user interface web ini tidak begitu banyak memainkan pola warna di halaman utama dari web ini,semua posisi button di web telah mempermudah user untuk lanjut ke mana dia inginkan,

dan widget yg di pakai tidak teralalu banyak sehingga mempercepat loading web untuk di buka,dari sisi berita yg di berikan kepada masyarakat pada web ini cukup update,sehingga masyarakat dapat melihat perkembangan kotanya melalui web ini...

finally web ini cukup bagus dari segi desain da dari segi penggunan user interface..
Read more » Share

Saturday, May 21, 2011

hak paten dan hak cipta

-Hak Paten

Hak Paten

Akhir-akhir ini, kita sering mendengar frasa "mempatenkan X", di mana X bisa merujuk ke berbagai macam benda mulai dari tempe, kain batik sampai ke ringtone suara artis muda yang tidak perlu disebutkan namanya (:P ). Apa sih hak paten itu, dan kalau misalnya ada orang yang "mempatenkan" sesuatu, apa saja konsekuensinya? Di sini saya akan mencoba membahas apa yang saya ketahui mengenai paten dan HKI (hak kekayaan intelektual). Saya bukan pengacara, dan modal saya adalah apa yang saya dapat dari mata kuliah pengantar hukum saat S1 dulu (yang konteksnya adalah hukum Singapura), berita-berita terkait HKI yang selama ini saya ikuti di situs semacam Groklaw dan Slashdot (yang konteksnya kebanyakan kasus di Amerika Serikat), ditambah membaca sumber-sumber informasi seperti Wikipedia, Wikipedia Indonesia, dan situs Ditjen HKI. Karena itu, mohon maaf bila ada kesalahan, dan bila Anda ingin mencari informasi yang lebih authoritative tentang HKI di Indonesia secara mendetail, do contact a lawyer :)

Paten

Karena frasa terkait HKI yang lebih sering saya dengar adalah "mempatenkan X", saya akan memulai entri ini dengan membahas hak paten. Hak paten, yang di Indonesia dikategorikan sebagai salah satu dari Hak Kekayaan Industri, digunakan untuk melindungi suatu penemuan / invensi, misalnya saja bahan aktif obat. Masa berlaku hak paten terbatas dan tidak dapat diperpanjang. Secara praktis, mekanisme paten bisa dianggap sebagai "barter" antara pemerintah dan penemu. Penemu didorong untuk mempublikasikan penemuannya secara detail (detail ini tercantum dalam patent application, contohnya dalam paten ini). Sebagai gantinya, pemerintah memberikan hak monopoli kepada penemu untuk memanfaatkan penemuan tersebut selama periode tertentu. Setelah paten tersebut kadaluarsa, masyarakat dapat memanfaatkan penemuan tersebut tanpa perlu membayar lisensi kepada penemu. Berbagai obat generik misalnya, dapat diproduksi dengan biaya murah karena bahan aktifnya sudah tidak lagi dilindungi oleh paten.

Ada batasan terhadap hal-hal yang bisa dipatenkan. Misalnya, tidak semua negara mengakui paten atas perangkat lunak (yang umumnya sudah dilindungi hak cipta). Ada berbagai kontroversi mengenai batasan-batasan ini, tapi itu kita bahas lain kali saja :P. Anyway, selain batasan kategori hal yang bisa dipatenkan, ada kriteria-kriteria lain -- misalnya: penemuan tersebut harus merupakan hal baru (kriteria novelty), inventif, dan dapat diaplikasikan ke dalam industri. Kriteria-kriteria ini bisa sedikit berbeda di wilayah yurisdiksi yang berbeda, dan tidak akan saya bahas di sini.

Hak Cipta

Pernah melihat simbol © ? Ini menandakan copyright atau hak cipta. Hak cipta melindungi suatu karya yang merupakan bentuk ekspresi, tapi tidak melindungi topik dari ekspresi itu sendiri. Misalnya, saja, kalau kita menulis artikel majalah tentang keindahan alam di Indonesia, artikel kita dilindungi oleh hak cipta, dan orang tidak boleh, misalnya, mempublikasikan artikel kita di majalah lain tanpa seizin kita. Akan tetapi, orang sah-sah saja menulis artikel lain yang juga membahas keindahan alam di Indonesia. Di bidang musik, lagu-lagu Padi misalnya, dilindungi oleh hak cipta, tapi ini tidak berarti musisi lain dilarang menciptakan lagu dengan tema atau aliran musik yang sama. Hak cipta juga mencakup karya turunan (derivative works). Misalnya saja, orang tidak bisa membuat sekuel Star Wars baru tanpa seizin George Lucas.

Ngomong-ngomong soal karya seni, bagaimana dengan musik klasik? Bila kita bicara musik klasik dalam artian karya musisi abad lampau seperti Mozart atau J.S. Bach (bukannya "musik yang dimainkan oleh orkestra" yang bisa mencakup karya komponis modern seperti John Williams), maka karya-karya tersebut biasanya sudah masuk ke dalam public domain. Akan tetapi, karya-karya turunannya mungkin masih dilindungi oleh hak cipta. Sebagai contoh, album rekaman London Classical Players di depan saya, yang berisi kesembilan simfoni Beethoven, dilindungi oleh hak cipta. Demikian juga misalnya besok ada orang yang membuat adaptasi karya Brahms untuk duet gitar listrik dan akordion (mudah-mudahan tidak :P), aransemen tersebut akan dilindungi oleh hak cipta.

Ada perkecualian-perkecualian dalam hak cipta, yang biasanya dikenal dengan doktrin fair use (di AS) atau fair dealing. Dalam konteks Indonesia, pembahasan singkat tentang perkecualian ini dapat dilihat di entri Wikipedia Indonesia terkait. Perkecualian ini seringkali mencakup penggunaan untuk keperluan akademis.

Hak Cipta adalah hak khusus yang diberikan negara kepada pencipta untuk mengumumkan atau memperbanyak hasil ciptaannya dalam bidang Ilmu Pengetahuan.

Seni dan Sastra yang meliputi hasil-hasil karya berikut:
• Buku, Program Komputer, Pamflet dan semua karya tulis lainnya
• Ceramah, Kuliah, Pidato dan semua yang diwujudkan dalam bentuk ucapan
• Alat Peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan
• Lagu atau Musik dengan atau tanpa teks, termasuk Karawitan dan Rekaman Suara
• Drama, Tari (Koreografi), Pewayangan, Pantomim
• Karya Pertunjukan, Siaran
• Seni Rupa dalam segala bentuk : Seni Lukis, Gambar, Ukir, Kaligrafi, Pahat, Patung, Kolase, Seni Terapan berupa Seni Kerajinan Tangan
• Arsitektur
• Seni Batik
• Fotografi
• Sinematografi
• Terjemahan, Tafsiran, Saduran, Bunga Rampai dan karya lainnya serta Hasil Pengalihwujudan. Yang tidak dapat didaftarkan sebagai Ciptaan adalah :
• Ciptaan di luar bidang Ilmu Pengetahuan, Seni dan Sastra
• Ciptaan yang tidak orisinil
• Ciptaan yang bersifat abstrak
• Ciptaan yang sudah merupakan milik umum
• Ciptaan yang tidak sesuai dengan ketentuan pada Undang-Undang Hak Cipta.

Tujuan Paten dan Hak Cipta

Salah satu tujuan mekanisme paten adalah untuk mendorong perusahaan dan individu untuk menginvestasikan waktu, uang, dan tenaga untuk pengembangan teknologi. Orang cenderung kurang termotivasi untuk menginvestasikan uang dan waktu untuk meneliti teknologi baru bila pihak lain kemudian dapat langsung memanfaatkan penemuan tersebut untuk membuat produk saingan dengan harga lebih murah (karena mereka tidak perlu menutupi biaya riset). Demikian juga dengan hak cipta – orang cenderung kurang termotivasi untuk meluangkan, misalnya, satu-dua tahun untuk menulis novel bila kemudian novel tersebut dapat disalin oleh orang lain tanpa memberi imbalan pada si penulis.

Mungkin Anda berpendapat kalau semua penemuan ataupun karya seni sebaiknya dapat dinikmati orang banyak dengan bebas dan gratis. Good news for you, bila Anda misalnya menciptakan karya seni atau penemuan baru, Anda bisa saja memilih untuk menaruh ciptaan Anda tersebut ke dalam public domain. NASA misalnya, menyediakan berbagai konten multimedia dari misi-misi mereka tanpa batasan copyright. Ada juga pihak-pihak yang tetap melindungi HKI mereka dengan paten atau hak cipta, tapi memberikan lisensi gratis untuk keperluan tertentu (misalnya penggunaan pribadi atau penggunaan non-komersial).

Kekayaan Intelektual Lain

Selain hak paten dan hak cipta, ada juga hak kekayaan intelektual lain. Misalnya merek dagang, yang diindikasikan dengan simbol ™ (trademark). Perlindungan terhadap merek dagang berfungsi untuk mengidentifikasikan penyedia suatu barang atau jasa – bayangkan kebingungan yang akan timbul bila semua orang bisa membuat produk elektronik dengan merek dan logo Sony, atau jamu dengan merek dan logo Air Mancur. Contoh HKI lainnya adalah rahasia dagang / trade secret, yang kadang digunakan sebagai alternatif paten. Perlindungan terhadap rahasia dagang digunakan untuk informasi perusahaan yang bersifat rahasia, misalnya formula suatu produk. Tidak seperti paten, trade secret tidak akan kadaluarsa selama kerahasiaan informasi tersebut tetap dilindungi oleh perusahaan. Di sisi lain, perlindungan trade secret juga tidak akan mencegah orang lain untuk menggunakan teknologi yang sama baik setelah menganalisa produk kita atau setelah melakukan riset secara independen.

Contoh kasus

OK, sekarang coba kita lihat produk Coca-Cola, misalnya, dari sudut hak paten, hak cipta, dan merek dagang:

  • Formula: Coca-Cola memilih mengkategorikan formula yang digunakan sebagai rahasia dagang. Alternatifnya adalah hak paten.
  • Bagaimana dengan kemasan Coca-Cola? Ini akan masuk ke dalam cakupan perlindungan desain industri
  • Logo Coca-Cola: Merek dagang
  • Sebagai tambahan, bila Coca-Cola membuat penemuan baru dalam hal proses produksi cola, penemuan ini kemungkinan akan dilindungi oleh hak paten.
Konsekuensinya, formula Coca-Cola saat ini masih dilindungi oleh rahasia dagang (bila dulu Coca-Cola memilih paten, patennya sekarang sudah kadaluwarsa), tapi perusahaan lain seperti Pepsi bisa membuat produk cola saingan. Melihat situasi Coca-Cola saat ini, bisa dikatakan bahwa HKI mereka yang paling berharga adalah merek dagang.


Tebak: apa saja yang mungkin jadi masalah dalam produk ini? :P

Nah, bagaimana misalnya kasusnya seperti ini: kita menemukan teknologi baru untuk memproduksi kain batik secara cepat dengan menggunakan proses kimia khusus. Kemudian berbekal teknologi tersebut, kita berniat membuat perusahaan yang memproduksi batik dengan pola-pola rancangan kita sendiri. Apa saja HKI yang mungkin terlibat?Dalam pandangan saya, ini akan melibatkan:

  • Paten untuk teknologi produksi kita
  • Hak cipta untuk desain kain batik rancangan kita
  • Merek dagang untuk merek dan logo yang kita gunakan

Sumber : http://planethelicon.blogspot.com/2008/04/hak-paten.html
http://total.or.id/info.php?kk=Hak%20Cipta
Read more » Share

Monday, April 18, 2011

wikileaks

Wikileaks adalah organisasi internasional yang bermarkas di Swedia. Situs Wikileaks menerbitkan dokumen-dokumen rahasia sambil menjaga kerahasiaan sumber-sumbernya. Situs tersebut diluncurkan pada tahun 2006. Ini organisasi nonprofit yang bertujuan menyajikan informasi kepada publik melalui media massa ke seluruh dunia.

Menurut saya wikileaks mempunyai sisi positif dan negatif. Sisi positif dari wikileaks menurut saya dengan adanya wikileaks setiap orang jadi bebas mengaspirasikan semua hal yang diketahui tanpa takut untuk dituntut balik. Tetapi sisi negatif wikileaks menurut saya dengan begitu ini juga dapat membuat orang iseng membuat kebohongan-kebohongan publik.

Jadi bermanfaat atau tidaknya wikileaks semua kembali begantung kepada para pengguna wikileaks.
Read more » Share

MEDIA PENYIMPANAN BERKAS

Media Penyimpanan adalah peralatan fisik yang menyimpan representasi data.
Media penyimpanan / storage atau memori dapat dibedakan atas 2 bagian :
1) Primary Memory => Primary Storage (Internal Storage)
2) Secondary Memory => Secondary Storage (External Storage)

Primary Memory (Main Memory)

Ada 4 bagian di dalam Primary Storage, yaitu :
1. Input Storage Area ; Untuk menampung data yang dibaca.
2. Program Storage Area ; Penyimpanan instruksi-instruksi untuk pengolahan.
3. Working Storage Area ; Tempat dimana pemrosesan data dilakukan.
4. Output Storage Area ; Penyimpanan informasi yang telah diolah untuk sementara waktu sebelum disalurkan ke alat-alat output.

Berdasarkan hilang atau tidaknya berkas data atau berkas program di dalam storage, yaitu :
1) Volatile Storage;
Berkas data atau program akan hilang, bila listrik dipadamkan.
2) Non Volatile Storage;
Berkas data atau program tidak akan hilang, sekalipun listrik dipadamkan.
Primary Memory Komputer terdiri atas 2 bagian :
* RAM (Random Access Memory);
Bagian dari main memory yang dapat kita isi dengan data atau program dari disket atau
sumber lain. Dimana data-data dapat ditulis maupun dibaca pada lokasi dimana saja di
dalam memori. RAM bersifat volatile.
* ROM (Read Only Memory);
Memori yang hanya dapat dibaca. Pengisian ROM dengan program maupun data,
dikerjakan oleh pabrik. ROM biasanya sudah ditulisi program maupun data dari pabrik
dengan tujuan-tujuan khusus. Misal : diisi penterjemah (intrepreter) bahasa BASIC.
Jadi ROM tidak termasuk sebagai memori yang dapat kita pergunakan untuk program-program yang kita buat. ROM bersifat non volatile.
Tipe-tipe lain dari ROM chip :
* PROM (Programmable Read Only Memory);
Jenis dari memori yang hanya dapat diprogram. PROM dapat diprogram oleh user /
pemakai, data yang diprogram akan disimpan secara permanen.
* EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory);
Jenis memori yang dapat diprogram oleh user. EPROM dapat dihapus dan diprogram
ulang.
* EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory);
Memori yang dapat diprogram ileh user. EEPROM dapat dihapus dan diprogram ulang secara elektrik tanpa memindahkan chip dari circuit board.

Secondary Memory (Auxiliary Memory)

Memori dari CPU sangat terbatas sekali dan hanya dapat menyimpan informasi untuk
sementara waktu. Oleh sebab itu alat penyimpan data yang permanen sangat diperlukan.
Informasi yang disimpan pada alat-alat tersebut dapat diambil dan ditransfer pada CPU
pada saat diperlukan. Alat tersebut dinamakan Secondary Memory (Auxiliary Memory)
atau backing storage.
Ada 2 jenis Secondary Storage :
• Serial / Sequential Access Storage Device (SASD);
Contoh : Magnetic tape, punched card, punched paper tape.
• Direct Access Storage Device (DASD);
Contoh : Magnetic disk, floopy disk, mass storage.

Beberapa pertimbangan di dalam memilih alat penyimpan :
* Cara penyusunan data
* Kapasitas penyimpan
* Waktu akses
* Kecepatan transfer data
* Harga
* Persyaratan pemeliharaan
* Standarisasi
Read more » Share